FILOSOFI DIAM DAN BICARA
Alangkah indahnya DIAM, bila BICARA dapat menyakiti orang lain.
Alangkah terhormatnya DIAM, bila BICARA hanya untuk merendahkan orang lain.
Alangkah bagusnya DIAM, bila BICARA hanya berakibat terhinanya orang lain.
Alangkah cerdiknya DIAM, bila BICARA dapat menjerumuskan orang lain.
Alangkah bijaknya DIAM, bila BICARA hanya untuk merugikan usaha orang lain.
AKAN TETAPI :
Betapa dahsyatnya BICARA, bila DIAM dapat mengakibatkan celakanya orang lain.
Betapa saktinya BICARA, bila DIAM dapat menjadikan ruginya orang lain.
Betapa hebatnya BICARA, bila DIAM dapat membuat tidak sadarnya kesalahan yang terus
dilakukan orang lain.
dilakukan orang lain.
Betapa pentingnya BICARA, bila DIAM dapat mengakibatkan semakin bodohnya orang lain.
MAKA DAPATKANLAH HIKMAHNYA
Kapan kita harus DIAM dan kapan kita harus BICARA, sebab keduanya sama2 dapat menimbulkan akibat.
Betapa TAJAMnya kata2 kita saat kita marah dan betapa TEDUHnya kata2 kita saat kita sedang senang hati.
LEBIH BERHARGA DARIPADA PERMATA
🙏
"Tidak baik berdiam diri tentang sesuatu yang diketahui dan tidak baik berbicara tentang sesuatu
yang tak diketahui." (Imam 'Ali bin Abi Thalib R.A.)
yang tak diketahui." (Imam 'Ali bin Abi Thalib R.A.)
0 komentar:
Posting Komentar